BENGKALIS- Dandim diwakili Danramil 01/Bengkalis Kapten Arm Yogi Sudarso menghadiri Pembukaan Festival Sampan Layar Ke-79 Dan Green Policing bertempat di Turap Batu Ronjong Desa Ketam Putih Kec. Bengkalis Kab. Bengkalis, Minggu (17/12/2025) pukul 09.00 Wib.
Hadir dalam kegiatan Dandim 0303/Bengkalis Letkol Inf Haris Nur Priatno, S.Sos., M.IP diwakili Danramil 01/Bengkalis Kapten Arm Yogi Sudarso2, Bupati Bengkalis diwakili Staf Ahli Sahrudin, S.H.,M.M, Kapolres Bengkalis AKBP Budi Setiawan, Danposal Bengkalis Lettu Laut (PM) Nirwan Hastya, Camat Bengkalis Taufiq Hidayat, Wakil Ketua DPRD Bengkalis Hendrik Firnanda Pangaribuan, Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian LAMR Kabupaten Bengkalis Datuk Sri Syaukani Al Karim, Kades Ketam Putih Suhaimi, Ketua LAMR Bengkalis Datuk Ilham Nur, Ketua LAM Desa Ketam Putih Akmal, Ketua MUI Kabupaten Bengkalis H. Amrizal, S.Ag, Babinkantibmas Desa Ketam putih Aipda Dori, Panitia dan Pengurus Festival Sampan Layar, Babinsa Desa Ketam putih Serka Heru bujono, Tamu Undangan ±500 Orang.
Adapun rangkaian kegiatan, Penyambutan diiringi Kompang, Pembukaan oleh MC, Tari Persembahan, Menyanyikan Lagu Indonesia Raya, Pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an, Do’a, Sambutan Kepala Desa Ketam Putih Suhaimi, Sambutan Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian LAMR Kabupaten Bengkalis Datuk Seri Syaukani Al Karim, Sambutan Kapolres Bengkalis, Bupati Bengkalis diwakili Staf Ahli Sahrudin, SH.,MM sekaligus membuka acara, Penanaman Pohon, Pelaksanaan Festival Sampan Layar.

Sambutan Kapolres Bengkalis, Kegiatan Festival Sampan Layar Ke-79 Dan Green Policing merupakan kolaborasi dari beberapa pihak, Green Policing adalah komitmen Polri dalam menjaga keamanan sekaligus kelestarian lingkungan. Festival sampan layar ini adalah simbol dari kejayaan budaya maritim dan gotong royong masyarakat pesisir.
” Saya ingin mengucapkan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh panitia dan dukungan dari berbagai pihak karena sudah menyelenggarakan kegiatan yang sangat bermanfaat ini, ” ujarnya.

Ia juga menyampaikan, Polres Bengkalis terus berkomitmen untuk menjaga alam, menjaga tradisi seperti sampan layar yang ada di Ketam Putih ini. Dan berharap desa yang ada di Kabupaten Bengkalis dapat menjadikan Desa Ketam Putih sebagai desa model yang bisa di contoh yang peduli akan budaya dan lingkungan sehingga budaya yang sudah ada akan terus hidup dan lingkungan tempat tinggal kita bisa terus terjaga.
Bupati Bengkalis diwakili Staf Ahli Sahrudin, SH.,MM, turut menyampaikan apresiasi serta penghargaan yang tinggi kami berikan kepada seluruh elemen masyarakat dan pemerintahan desa ketam putih, forkopimda, panitia pelaksana, LAMR Kabupaten Bengkalis, para tokoh masyarakat, akademisi, serta seluruh pihak yang telah berperan aktif dalam menjaga dan melestarikan tradisi festival sampan layar di desa ketam putih ini hingga telah memasuki tahun ke-79.
Ia juga menjelaskan, festival sampan layar yang kita laksanakan ini bukan sekadar perlombaan tradisional semata, namun ianya merupakan warisan budaya maritim masyarakat pesisir bengkalis yang telah berlangsung selama puluhan tahun dan telahpun menjadi identitas kebanggaan daerah, yang mencerminkan kearifan lokal, semangat gotong royong, sportivitas, serta kecintaan masyarakat terhadap laut sebagai sumber kehidupan.

Lanjutnya, Kami melihat bahwa pelaksanaan festival sampan layar ke-79 tahun ini terasa semakin istimewa dengan digelarnya kegiatan green policing, sebagai sebuah gerakan kolaboratif antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan. Semua ini tentunya menjadi langkah nyata dan strategis kita bersama dalam menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa keamanan dan kelestarian lingkungan adalah tanggung jawab bersama. karena melalui green policing ini, kita diajak untuk lebih peduli terhadap kebersihan laut, menjaga ekosistem pesisir, mengurangi pencemaran, serta menanamkan nilai-nilai cinta lingkungan sejak dini.
” Kami berharap, semoga kegiatan ini tidak hanya menjadi seremoni belaka, akan tetapi benar-benar dapat nantinya diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat,” harapnya.

Pemerintah Kabupaten Bengkalis tentunya terus berkomitmen mendukung kegiatan-kegiatan budaya, olahraga tradisional, serta program pelestarian lingkungan, yang dilaksanakan oleh lembaga maupun masyarakat, karena hal tersebut sejalan dengan visi pembangunan daerah kita yang berkelanjutan, berwawasan lingkungan, dan berbasis kearifan lokal.
” Mari kita jadikan festival sampan layar dan green policing ini sebagai momentum untuk mempererat persatuan, meningkatkan potensi pariwisata daerah, mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat serta lingkungan pesisir, khususnya di Desa Ketam Putih Kecamatan Bengkalis ini, ” ajak Bupati.
Dalam kesempatan ini, ia minta kepada pihak-pihak terkait, seperti dinas pariwisata, budaya, pemuda dan olahraga, koni maupun cabang olahraga sampan layar yang ada di daerah ini, untuk memanfaatkan momentum ini guna mencari bibit maupun menyusun program – program pembinaan bagi penggiat dan pecinta sampan layar yang ada di ketam putih ini, agar mereka kedepannya dapat lebih berprestasi serta memajukan desa melalui wisata baharinya.

Kepada seluruh peserta lomba ia mengucapkan selamat berlomba, junjung tinggi sportivitas, jaga keselamatan, dan tetap pelihara kebersamaan. Semoga festival sampan layar ke-79 dan kegiatan green policing di Desa Ketam Putih Kecamatan Bengkalis ini berjalan lancar, sukses, dan membawa manfaat besar bagi masyarakat kabupaten bengkalis.
Tepat pukul 11.30 Wib kegiatan selesai dalam keadaan aman dan kondusif.

Sumber : Kodim 0303/Bkls-Koramil 01/Bkls
Editor : B’76

